Sunday, May 22, 2016
Sunday, September 20, 2015
Sunday, November 24, 2013
Desain Efektif
Desain Grafis adalah cara yang efektif untuk mengemas promo iklan dalam rangka menggaet “Konsumen”. Membuat desain publikasi tidaklah sulit, dan bahkan sebenarnya sangat mudah, cuma bermodalkan Corel Drawatau Photoshop, namun masalahnya adalah bagaimana membuat publikasi cetak itu menjadi effektif, ini yang susah. Effektif berarti mendapat respon positif bagi yang melihatnya.
Media publikasi iklan banyak ragam, baik dimedia cetak, visual dan audio, namun disini Saya akan membicarakan media publikasi menggunakan “Media Cetak”. Umum dalam hal publikasi media cetak ini sepertiposter, bilboard, baliho dan selebaran menggunakan warna mencolok, tulisan besar-besar, gambar lucu, adacontact person dan sebagainya. Namun banyak yang tidak mengetahui cara membuat desain publikasi yang menarik sekaligus bisa menggaet konsumen. Pembahasan sepele, namun penting untuk seorang desainer muda.
Terkait hal tersebut dalam dunia desain ada proses kreatif desain yang “TERLOMPATI” (INGAT!!.. desain berawal dari briefing, kemudian olah ide kreatif berupa draft, kemudian baru desain di media komputer terakhir adalah presentasi). Ketika ada briefing, maka kita akan disodorkan serangkaian perintah dan akan dijabarkan dalam karya desain (publikasi poster). Jika keadaannya begini maka kita sebagai desainer perlu untuk mengingatkan atau memberi saran bahwa briefing adalah apa yang ingin ditonjolkan. Bukan apa yang ditampilkan, meskipun ada beberapa hal yang tidak bisa dirubah melalui rekayasa ide.
Banyak yang meremehkan BRIEFING, … jangan biarkan “Ego” Anda muncul dalam forum tersebut. Hal yang paling tidak boleh dilupakan seorang desainer adalah istilah “Headline”. Apa itu Headline?... Headline adalah bagian yang paling terlihat oleh pembaca publikasi. Fungsi headline adalah menarik minat target publikasi untuk membaca. Ada dua hal yang harus kita perhatikan waktu menentukan headline sebuah publikasi. Pertama adalah headline harus dibuat semenarik mungkin dengan cara membuat headline se-provokatif mungkin tetapi tetap menggambarkan secara keseluruhan hal yang kita tawarkan. Contoh kasus, misalnya untuk sebuah acaraseminar “Mengatasi Virus Komputer Tanpa Anti Virus”. Headline SEMINAR VIRUS memang representatif tetapi tidak provokatif. Coba bandingkan dengan headline “BEBASKAN KOMPUTER ANDA DARI VIRUS !!” Mana yang lebih relevan dan signifikan?
KOMPONEN DASAR DESAIN :
1. Isinya Lengkap namun Ringkas
Dalam sebuah publikasi semua informasi disampaikan dalam “Isi Pesan”. Buatlah publikasi tersebut dengan informasi lengkap dan sedetail mungkin. Jangan ragu-ragu untuk menggunakan gambar illustrasi dalam isi sebuah publikasi. Karena sebuah “Gambar mencerminkan sejuta tulisan”. Cantumkan “contact person” untuk membantu pembaca kalau ada sesuatu yang kurang jelas dalam publikasi.
2. Bahasa disesuaikan dengan Target Konsumen
Sebuah publikasi yang baik selalu menggunakan bahasa yang familiar dan mudah dimengerti oleh targetnya. Ingat tingkat pemahaman konsumen adalah inti publikasi yang erat kaitannya dengankomunikasi visual. Jadi sebelum membuat publikasi sebaiknya analisi terlebih dahulu siapa saja yang akan menjadi target publikasi kita.
Kalau targetnya masyarakat umum yang kurang mengerti komputer jangan pernah menggunakan istilah-istilah komputer yang ngejelimet alias ruwet. Kalau targetnya orang-orang yang belum tentu mengerti bahasa inggris jangan sekali-kali pakai bahasa inggris dalam publikasinya. Tapi tentu kalau kita sudah tahu pasti targetnya adalah orang-orang yang bisa bahasa tertentu. Intinya sebuah desain itu dapat “menyentuh target”.
3. Illustrasi Desain
Desain dalam sebuah publikasi selain sebagai pemanis dapat juga berfungsi untuk menajamkan maksud publikasi dan menarik mata pembaca untuk melihat dan membaca. Oleh karena itu desain publikasi harus sesuai dengan maksud dan tujuan publikasi dibuat. Kalau publikasi dibuat dengan tujuan untuk menjual suatu produk barang paling tidak ada gambar barang yang akan dijual tersebut.
Sedangkan untuk menarik mata pembaca biasanya desain dibuat menggunakan warna-warna yang mencolok dan terapkan filosofi warna. Pesan terakhir dalam membuat desain, desain memang penting dalam sebuah publikasi tetapi apabila desain tersebut terlalu “Berlebihan” justru akan membuat orang lain berpendapat bahwa publikasi tersebut “Norak” dan akan menjadi tidak effektif.
4. Pemilihan Huruf harus Tepat
Banyak kasus yang terjadi dan sering dialami seorang desainer adalah “Pemilihan huruf yang tidak tepat dan Penulisan yang salah”. Untuk sebuah publikasi sebaiknya pilih huruf yang mudah dibaca dan simple. Karena huruf adalah komponen penyusun informasi yang disampaikan dalam publikasi.
Anda mungkin pernah lihat sebuah publikasi cetak??..., bagus sih, warna yang dipilih cukup mencolok (orange), desain tidak terlalu norak, isi publikasinya tentang suatu acara yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Pemilihan huruf dipelajari dalam tipografi makro yang mengedepankan filosofi, sasaran konsumen dan penggunaan huruf itu sendiri.
Satu hal yang jangan pernah kalian lupakan dalam membuat publikasi yaitu jangan terlalu “HIPERBOLIS”. Buat publikasi itu menjadi penting tapi kejujuran konten desain dalam mempublikasikan hal tertentu lebih penting.
Thursday, January 31, 2013
Membuat poster 2 Satu Bidadari
Judul 2 satu bidadari ini dibuat oleh sekelompok mahasiswa yang membentuk sebuah film pendek, 2 satu bidadari menceritakan tentang sebuah kisah perjalanan hidup seorang sahabat. bertahun-tahun mereka berashabat hingga suatu ketika salah satu dari mereka berpisah, kata penulisnya sih mereka akan dipertemukan kembali oleh suatu keadaan yang berbeda....mhhhh...
okay .. kira2 kaya gtu deh cerita singkatnya.. karena gw bukan penulisnya, jadi gw ga bisa cerita banyak tentang film ini.. :) . gw berperan sebagai... gw cm dipercaya untuk mebuat posternya ternyata.
kenapa gw bikin kayak gini... karena menurut batas kemampuan gw berhayal hanya ini yang gw dapet.. upzz
karena ini film, gw coba kasih effect movie. karya manipulasi ini dibuat dengan beberapa objek seperti, jalan raya sepi, sedikit sumah singgah dan figurnya. jalan raya kosong disini berarti sebuah perjalanan panjang yang tak tau dimana batas atau ujungnya, sesuai tema film nya gw coba paduin antara figur dan latar belakang yg cocok, effect sendu meliputi cerita film tersebut yang sedih, dan penuh tanda tanya.
Kenapa sih , ko ga ada sosok bidadari yg bersayap di tampilan ini padahal judulnya 2 satu bidadari.... kata penulisnya... bidadari itu bakal ada dan bisa lu milikin saat lu dah nemuin cinta sejati lu.. #oh wanita. lagian ini cerita tentang hal yg dewasa, bukan tentang seks semata, tapi tentang pola berfikir dewasa tentang cinta, yg ga harus digambarin lewat mahluk bersayap. mungkin dengan tampilan yg seperti ini juga penonton mulai merasa penasaran... #oh begitu ya ka...
Sambil belajar dan berbagi.
dengan kesekian kalinya gw buat tampilan ini menggunakan Adobe Photoshop Cs3.
berhubung ini blog yang berhubungan dengan desain pembelajaran gw, pelean2 gw jelasin langkah pembuatan menggunakan Ps. langkah awalnya adalah croping objek menggunakan laso tool. setelah objec(foto) terpotong rapih kemudia masuka foto ini ke objec berikutnya (latar belakang) sesuaikan penempatan yg pas.
langkah dasar dalam membuat image manipulasi adalah balance color (kata dosen gw dulu [pak jun] :) . keseimbangan warna sangatlah penting dalam membuat image manupulasi, karena menggabungkan beberapa objek yg berbeda dalam satu lembar kosong sehingga menjadi kesatuan yg selaras. setelah masing masing objek diposisikan sesuai keinginan baru lah memulai pewarnaan objec. tampilan ini gw buat dominasi kuning sepia, akurasikan warna foto dengan latar belakang. effect hilight yg gw dominasikan ke foto, tujuannya buat nonjolin kesan movienya. skin tone foto w kasih sedikit sentuhan HDR tonic. (GUNAKAN EFEECT COLOR DAN TONE DENGAN BIJAK)
Sentuhan saddow soft hitam yg gw kasih pada sisi poser bertujuan utk menguatkan warna gelap, sengginga objek terlihat lebih menyatu. itu w menggunakan brush tool.
yg terakhir penempatan judul. gunakanlah font dengan baik. gw menggunakan font tegas dan berwarna putih ini menampilkan kesan bidadari yg beda, kenapa ga font yg feminim, romantic?? karena bidadarinya disini rock n roll... :P
kenapa si poster ini kok dipajang pajang diblog,,, padahal ga bagus bagus amat....
... karena kita sama sama belajar.... :P
terimakasih udah berkunjung ke blog gw. semoga gw bisa belajar lebih baik lagi.
Tuesday, June 5, 2012
Monday, April 30, 2012
Thursday, April 12, 2012
MEMBUAT LOGO DENGAN ADOBE ILUSTRATOR
Ini adalah logo yang dibuat menggunakan adobe ilustrator, kali ini kita simak membuat logo seperti ini dengan alternative lain.

Langkah 1: Mempersiapkan Bahan Dasar Karakter
Buka Illustrator dan buat file baru berukuran A4.Langkah 2
Karakter teks yang kita buat terbuat dari bahan dasar lingkaran. Buat lingkaran dengan Stroke 40 pt. Kosongkan Fill.Langkah 3
Klik File > Object > Expand. Pilih Stroke lalu klik OK. Klik kanan lingkaran yang sudah berubah menjadi donat dan pilih Ungroup.Langkah 4
Gandakan hingga diperoleh 4 buah lingkaran. Kita akan membaginya sehingga diperoleh segmen 45 derajat, 90 derajat, dan 135 derajat.Langkah 5
Sekarang kita mulai membuat segmen 45 derajat. Seleksi lalu hapus kedua titik di posisi jam 3 dan 6. Menggunakan tool pen, sambungkan kedua titik yang terpisah. Lakukan pada sisi yang lain hingga bentuk ini tertutup.Langkah 6
Berikutnya adalah segmen 90 derajat. Hapus dua titik di posisi jam 3. Sammbungkan titik-titik yang terpotong.Langkah 7
Untuk segmen 135 derajat. Kita perlu menghapus salah satu segmen garis di antara jam 3 dan 6.Langkah 8
Inilah bentuk-bentuk dasar yang akan membentuk karakter.Langkah 9: Karakter L
Buat garis dengan stroke 40 pt. Klik Object > Expand. Klik kanan dan pilih Ungroup.Langkah 10
Ambil segmen 45 derajat. Putar segmen dan simpan di bawah persegi.Langkah 11
Hapus segmen garis yang akan disatukan. Geser titik dari persegi hingga menyatu. Seleksi kedua titik yang menumpuk lalu klik ikon Connect di baris pilihan atau klik Objek > Path > Join.Langkah 12
Buat lagi persegi untuk bagian ujung karakter L.Langkah 13: Karakter O
Tambahkan dua O. Saya mengubah warna karakter agar dapat dengan mudah dibedakan.Langkah 14: Karakter P
Ambil segmen 135 derajat.Langkah 15
Tambahkan garis di bawahnya lalu gabungkan. Proses pembuatannya sama dengan proses pembuatan karakter L.Langkah 16
Tambahkan lagi satu persegi di bagian atas karakter P.Langkah 17: Karakter S
Terakhir, tambahkan segmen 45 derajat untuk karakter S. Inilah hasil akhir yang saya peroleh.Langkah 18: Kembali ke Photoshop
Buat file baru dengan ukuran A4 di Photoshop.Langkah 19: Mengambil Bentuk Vektor
Seleksi karakter di Illustrator lalu tekan Ctrl + C. Kembali ke Photoshop, tekan Ctrl + V untuk memasukkannya ke Photoshop. Pada pilihan Paste As pilih Path.Langkah 20
Gandakan path dengan menggesernya ke atas ikon New Path. Hapus karakter-karakter lainnya hingga tersisa hanya satu karakter di setiap path.Langkah 21: Menyiapkan Latar
Isi Background dengan gradasi dari abu-abu ke putih.Langkah 22
Ambil tekstur beton dari Vandelay Premier lalu ubah blend mode layer ke Screen dan turunkan Opacity-nya.Langkah 23: Menyatukan Karakter
Aktifkan path berisi huruf L. Klik ikon Adjustment Layers dan pilih Solid Color. Pilih warna merah.Langkah 24
Ulangi terus dengan karakter lainnya.Langkah 25: Menambahkan Kedalaman
Tahan Ctrl lalu klik thumbnail layer O pertama. Buat layer baru dan sisipkan di antara L dan O. Isi seleksi dengan hitam.Langkah 26
Klik Filter > Blur > Gaussian Blur.Langkah 27
Ubah layer menjadi Clipping Mask dengan menekan Ctrl + Alt + G.Langkah 28
Ulangi proses ini dengan karakter berikutnya.Langkah 29: Huruf S
Khusus untuk huruf S, beri Layer Style Gradient Overlay dengan gradasi dimulai dari warna O kedua. Turunkan Opacity layer ke 50% dan Fill ke 0%.Langkah 30
Tahan Ctrl lalu klik path pertama yang berisi semua karakter Loops. Isi seleksi dengan hitam.Langkah 31
Beri Layer Style Pattern Overlay dengan pola pixel dari PSDfreemium dan Stroke hitam.Hasil Akhir
Di bawah adalah hasil akhir tutorial yang kita peroleh. Klik gambar untuk melihatnya di ukuran lebih besar.
Subscribe to:
Posts (Atom)










